Sunday, January 3, 2010

A. Latar Belakang lahirnya Zaman Kegelapan (Dark age)

Sejarah Eropa memiliki bentangan waktu yang panjang dimulai dari zaman paleolithikum ribuan tahun yang lalu. Secara garis besar, sejarah eropa dibagi menjadi 3 periode, yaitu, Eropa klasik, Eropa pertengahan, dan Eropa modern. Di sini kita akan membahas tentang Eropa abad pertengahan pada masa abad kegelapan
Abad pertengahan adalah periode sejarah yang terjadi di daratan Eropa yang ditandai sejak bersatunya kembali daerah bekas kekuasaan Kekaisaran Romawi Barat pada abad ke-5 hingga munculnya monarkhi-monakhi nasional, dimulainya penjelajahan samudera, kebangkitan humanisme, serta reformasi Protestan dengan dimulainya renaissance pada tahun 1517.
Abad pertengahan sering diwarnai dengan kesan-kesan yang tidak baik. Hal ini mungkin disebabkan oleh banyaknya kalangan yang memberikan stereotipe kepada abad pertengahan sebagai periode buram sejarah eropa mengingat dominasi kekuatan agama yang begitu besar sehingga menghambat perkembangan ilmu pengetahuan, prinsip-prinsip moralitas yang agung membuat kekuasaan agama menjadi begitu luas dan besar di segala bidang.
Abad pertengahan merupakan abad kebangkitan religi di eropa. Pada masa ini agama berkembang dan mempengaruhi hampir seluruh kegiatan manusia, termasuk pemerintahan. Sebagai konsekuensinya, sains yang telah berkembang di zaman klasik dipinggirkan dan dianggap sebagai ilmu sihir yang mengalihkan perhatian manusia dari pemikiran ketuhanan.
Eropa dilanda Zaman Kegelapan sebelum tiba Zaman Pembaharuan. yang dimaksud Zaman Kelam atau Zaman Kegelapan ialah zaman masyarakat Eropa menghadapi kemunduran intelek dan kemunduran ilmu pengetahuan Menurut Ensikopedia Amerikana, zaman ini berlangsung selama 600 tahun, dan bermula antara zaman kejatuhan Kerajaan Romawi dan berakhir dengan kebangkitan intelektual pada abad ke-15 Masehi.
Gelap juga dianggap sebagai tidak adanya prospek yang jelas bagi masyarakat Eropa, Keadaan ini merupakan wujud kekuasaan agama, yaitu gereja Kristiani yang sangat berpengaruh. Gereja serta para pendeta mengawasi pemikiran masyarakat serta juga politik.
Mereka berpendapat hanya gereja saja yang pantas untuk menentukan kehidupan, pemikiran, politik dan ilmu pengetahuan. Akibatnya kaum cendekiawan yang terdiri daripada ahli-ahli sains merasa mereka ditekan dan dikawal ketat. Pemikiran merekapun ditolak, dan timbul ancaman dari gereja, yaitu siapa yang mengeluarkan teori yang bertentangan dengan pandangan gereja akan ditangkap dan didera, malah ada yang dibunuh

32 comments:

  1. persis seperti yang diajarkan waktu aku masih sekolah, dik...tetapi bukan seperti itu yg sebenarnya terjadi,,pihak gereja membunuh saintis (anggota knight templar) dikarenakan amalan2 mereka menyembah iblis yg diketahui oleh pihak gereja..sebagian kecil mereka selamat kemudian merubah nama menjadi freemason...
    pertanyaannya mengapa mereka yg pada awalnya beragama nasrani kemudian menjadi penyembah iblis waktu menduduki jerussalem??, ketika mengalami kekalahan oleh pasukan muslim pada perang salib dan harus kembali ke eropa mereka meneruskan amalan tersebut....
    sejak saat itulah melakukan revolusi diEropa yg dinamai renaissance agar kebusukan mereka dilipat dengan mulia dilembaran sejarah.....

    Apa yg mereka temukan diJerussalem, yg mengakibatkan mereka melaju pesat dibidang teknologi sehingga menyingkirkan agama?????

    Dan mengapa sampai saat ini Eropa dan US mati2-an mendukung Israel guna menguasai kembali Jerussalem????....
    Apa yg mereka rencanakan dengan perongrongan masjidil Aqsa???

    Konspirasi apa yg mereka rencanakan???/

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini konspirasinya benar2 bikin saya tercengang, bisa bgt US tunduk sama Israel yg bahkan batas wilayahnya sendiri nggak jelas.

      Delete
  2. Tulisan ini copy-paste ya?
    Sudah tiga kali saya menemukan tulisan yang sangat serupa dengan yang ada posting atau bisa dibilang hasil copy-paste dan entah sumber tulisan aslinya yang mana. Menyedihkan.

    ReplyDelete
  3. sebenernya, abad kegelapan hanya berlaku di eropa sama amerika saja, pd abad pertengahan mreka trlalu dikuasai oleh agama kristiani dan menutup aspek tegnologi, sementara di belahan dunia lain (baca : muslim) pd saat itu telah menemukan teghnologi bahkan lebih maju dibanding amerika dan eropa saat itu, banyak penemu2 muslim dan di abad pertengahan sendiri, muslim menyebutkan kalau itu adalah abad keemasan mreka, sayang ilmu pengetahuan saat ini lebih berpedoman pada amerika atau eropa shingga abad keemasan mulai terlupakan. sebenarnya, banyak penemu2 muslim yg mjd patokan penemuan2 lainnya. mungkin saja saat itu banyak penemuan tegnologi di jerussalem, waallahu 'alam bisshawab.

    ReplyDelete
  4. emang orang muslim tu goblok2, orang kristen 600 tahun mundur inteleknya, habis itu pinter lagi. orang muslim sampai sekarang ga pinter2 bisanya cuma jadi teroris

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah elu kristen mane?eropa?...elu kristen indonesia, ga maju2 juga...yang lu banggain apa?

      Delete
    2. karena agama islam adalah agama yang berfikir, pada saat itu ilmu pengetahuan berkembang pesat, jd anda salah besar memandang orang muslim seperti itu ! mereka banyak yang intelek tuh bukan yg agamanya kristen, tapi atheis, jd anda jangan menjelek2an islam seperti itu kalau agama anda pun tidak ingin dijelek2an

      Delete
  5. elo kristenkan? elo pinter kagak? dasar elo j yang bego gak ngerti sejarah...ketika Islam dimasa keemasan Islam gak menghancurkan peradaban bangsa lain, tapi ketika kristen maju, bangsa lain dijajah dan diperas sehingga bangsa-bangsa timur tidak bisa bangkit. coba lo baca sejarah agama lo yang penuh dengan perusakan dan darah...sapa yang teroris coba. gerakan yg lo sebut teroris tu mrpkn reaksi negatif dr org2 yg g jelas thdp kekejaman barat. LIHAT!!! Amerika cuma kehilangan WTC + sekian nyawa tapi menyerang IRAK dan membantai berapa nyawa? bush tuh agamanya apa??????!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak usah menghina kali.
      tapi liatlah para ilmuan di dunia asalnya dari agama apa? Kristen!
      sebelum ada yang namanya Ilmu Pengetahuan, Alkitab sudah membahas semuanya...

      Delete
    2. coba anda jelaskan alkitab ayat berapa yg menurut anda alkitab sudah mebahasnya? di al quran pun semuanya sudah jelas ada, sudah lengkap dan sempurna

      Delete
  6. wkwkwkwk... dasar Mr.silat lidah otaknya di dengkul! emang situnya yang bego, nyalahin agama lain. makanya pilih agama yg bijak jangan mau suruh bunuh diri. bego2 lagian si nabimu nikah ma anak 9 tahun! ampun deh! anak kecil di entot! wah bener2 penyakit masyarakat! wajar bangsanya remuk!

    ReplyDelete
    Replies
    1. apa yg ko banggakan dri agama kw ? kristen itu ? ilmu pengetahuan smata yg ada didunia ?
      klau kw mrsa agama kw benar ? knpa di dlam agama kw tuhan itu ada 3 ? yg ada tuhan tu cman 1.... knapa tuhan kw tu bisa mati ?? tuhan tu gk prnah mati tau, klau tuhan tu mati, brati tuhan kw tu manusia, ssma mnusia ngapain lah kw sembah !! coba pikirkan ??
      coba kw cri ayat di injilmu tuhan kw adlah 1?? injil kog di revisi(da yg lama dan yg Baru) kyag buku ja... injil tiap negara beda2 bhasa dan bda revisi.. aneh !!

      kbnyakan manusi tu mau yg enaknya ja kyak agama kw tu, tapi salah benarnya urusan belakangan... Pikirkan ? dsar Sesatt !!

      Delete
    2. Tuhan ku 1 ko, yaitu Allah bapa disurga. Yesus mati tapi di bangkit kembali loh. dia menunjukan dirinya di depan murid2nya.
      Yesus? Yesus itu itu Allah yang datang ke bumi meyeruoai manusia untuk menebus dosa-dosa manusia. Mungkin kalo tanpa ada Yesus Kristus, kita semua sudah binasa karna dosa2

      Delete
  7. Secara garis besar agama memang menyebabkan kemunduran dalam hal berfikir secara rasional. Buktinya dapat dilihat dari komen2 gak jelas dan tak bermutu seperti di atas. (Gue atheis maaf kl menyinggung)

    ReplyDelete
  8. wow.... gelap nya laman sesewang nie..... hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. gelap2... mcm dahi sewang....
      lau dye adew pasti cerah...
      huhu..

      Delete
    2. MG NP NGTE SWANG OP

      Delete
    3. elo kristenkan? elo pinter kagak? dasar elo j yang bego gak ngerti sejarah...ketika Islam dimasa keemasan Islam gak menghancurkan peradaban bangsa lain, tapi ketika kristen maju, bangsa lain dijajah dan diperas sehingga bangsa-bangsa timur tidak bisa bangkit. coba lo baca sejarah agama lo yang penuh dengan perusakan dan darah...sapa yang teroris coba. gerakan yg lo sebut teroris tu mrpkn reaksi negatif dr org2 yg g jelas thdp kekejaman barat. LIHAT!!! Amerika cuma kehilangan WTC + sekian nyawa tapi menyerang IRAK dan membantai berapa nyawa? bush tuh agamanya apa??????!!!!

      Delete
    4. Pegangan. Yang kuat om kalau terguncang,..wkwkwkwkwk

      Delete
  9. cian k abg spik

    ReplyDelete
  10. ben sep jiwang.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. ohhhh.... ben ye jgok...

      Delete
  11. waduh lagi kepo cari tentang the dark age, baca komennya jadi horor pada maki-makian :( ayo dong sama-sama manusia homo sapien jangan saling horor-hororan :( masa sekarang mau ngulang the dark age lagi ;((

    ReplyDelete
  12. dunia banygst

    semua anjing komennya
    sampah
    gak ada udah keemasan di dunia ini

    jiwa kalian smua suak
    islam,kristen,yahudi yg lain bajingan
    muak dengan komentar kalian
    AAAANNNNJJJJJIIIIINNNNNNGGGGGG


    SAMPAH DUNIA INI

    KONTOL

    ReplyDelete
  13. Ga salah sekarang orang lebih milih jadi atheis. Manusia nya yang rusak,agamanya yang di "hajar" habis habisan. MIRIS

    ReplyDelete
  14. Tidak ada yang salah dengan agama. Agama itu benar, dan kita semua membutuhkan agama. Saya yakin bahwa semua agama mengajarkan hal yang baik. Tidak ada agama yang mengajarkan hal yang negatif (jika Anda mempelajarinya dengan bijak dan menyeluruh).

    Adanya fenomena di atas (fenomena artikel kemana komen kemana) itu disebabkan bukan karena agama, melainkan dari faktor manusia. Kita bisa sebutkan itu oknum, yang mengkambinghitamkan agama untuk perbuatan negatif. Mereka menjelek2an agama dengan menghujat Tuhan agama lain, rasul agama lain. Hasilnya? Agama mereka lah yang disalahkan. Padahal agama tak pernah menyuruh pengikutnya untuk melakukan hal seperti itu. Kita harus bijak untuk melihat apakah perkataan tersebut berasal dari ajaran suci Tuhan melalui agama atau hanya berasal dari pikiran manusia yang radikal dan tak terkontrol (atau bisa kita sebut sebagai bisika setan).

    Tak pernahkah Anda berpikir, bahwa dunia ini hanya sesaat? Bagi kaum ateis kalian boleh bilang bahwa dunia ini kekal, tidak ada akhirat, atau kiamat yang terjadi nanti tidak akan melahirkan apa2 atau hanya melahirkan dunia baru tanpa ada Satu pun yang mengaturnya.

    Bagi kami, kaum yang mempercayai Tuhan dan agama, jikalau nanti pada saat mati atau kiamat ternyata kami tidak melihat adanya Tuhan dan agama, kami tidak akan menyesal. Karena bagi kami selama kami hidup pun agama sudah memberikan manfaat bagi hidup kami.

    Tapi bagi kalian, jikalau pada saat kalian mati dan ternyata kalian melihat Tuhan, apa yang akan kalian katakan?

    "Baca" :)

    ReplyDelete
  15. Sama-sama punya agama dan punya Tuhan aja rusuh. Apalagi yang nggak punya... asal ngomong yang nggak bener

    ReplyDelete